PondokPesantren Al Kahfi Somalangu yang berada di Desa Sumberadi, Kecamatan/Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah kini usianya telah mencapai 546 Tahun! Ia didirikan pada 25 Sya'ban 879 H atau Rabu, 4 Januari 1475 M. Dalam rekaman sejarah, pondok pesantren mulai banyak bermunculan di wilayah Nusantara baru sekitar abad ke-17, atau 200-300 tahun
Sesudahdari Salaman, mbah Kyai Dalhar dibawa oleh ayahnya ke Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu, Kebumen. Saat itu beliau berusia 15 tahun. Oleh ayahnya, mbah Kyai Dalhar diserahkan pendidikannya pada Syeikh As_Sayid Ibrahim bin Muhammad Al-Jilani Al-Hasani atau yang ma'ruf dengan laqobnya Syeikh Abdul Kahfi Ats-Tsani.
WakilBupati Kebumen H Rustriyanto SH hadir bersama dalam peringatan maulid nabi di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu. Kepada ribuan umat Islam yang hadir, wakil bupati menegaskan bahwa pondok pesantren adalah wahana pendidikan yang efektif untuk membentuk generasi muda berilmu sekaligus berakhlakul-karimah.
PondokPesantren. Uang Masuk. Rp. 15,100,000. Biaya Bulanan. Rp.1,350,000/Bulan. Alamat. Jl. Cibalok no. 45 Desa Pandansari Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor 16720. Kota. Sehubungan dengan hal tersebut, maka Yayasan Islam Al Kahfi Batam berencana untuk membangun gedung khusus untuk pondok pesantren Putri, di Kota Batam, dengan nama PONDOK
PesantrenAlkahfi Somalangu merupakan salah satu pondok pesantren bersejarah tertua di Asia Tenggara yang masih eksis hingga saat ini, yang berada di desa Sumberadi, Kebumen, Jawa Tengah. Pesantren ini didirikan pada 25 Sya'ban 879 H atau Rabu, 4 Januari 1475 M. Pendirinya adalah Sayid Muhammad Ishom Al-Hasani atau yang dikenal dengan nama laqob Sayid Abdul Kahfi Al-Hasani, seorang tokoh
Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) manajemen program Afirmasi Pendidikan Menengah, 2) faktor pendukung dan penghambat program, 3) hasil yang dicapai dari program Afirmasi
CatutNama Ponpes Al Kahfi Somalangu saat Meminta Sumbangan, Warga Sumenep Jatim Dilaporkan Polisi #IniKebumen #kriminal #penipuan Buntutnya, Ponpes Al Kahfi Somalangu yang merasa dirugikan,
PondokPesantren Huffadh Yanbu'ul Qur'an Kudus. Studi Pendekatan sosial: 1987: 252: HASAN BASRI: 567/FU: Kendal, 5-6-1959: Peranan Pondok Pesantren Futuhiyah dalam Pembangunan di Kecamatan Mranggen Demak: 1987: 253: M. YAZID JAMIL: 882/FU: Klaten, 18-10-1956: Masyarakat Islam menurut ***** Quthub. Perbandingannya dengan pendapat para
Salahsatunya adalah perlawanan yang dilakukan laskar Islam dari Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu. Laskar Islam yang diberi nama Angkatan Oemat Islam (AOI) menjaga daerah Kebumen dan Ibukota Yogyakarta dari serangan Belanda. Setelah berhasil mempertahankan wilayah Republik, terjadi sebuah diplomasi yang mengharuskan penggabungan militer dan
Itu program yang sudah dijalankan yayasan sejak lama. Bahkan, mungkin sampai dengan awal tahun 2009 ini masih ada yang berangkat," ujar Damrizal ketika dihubungi Selasa (29/12).
Betapaterkejutnya Syekh Mahfudz mengetahui pada pagi hari, tanggal 1 Agustus, Somalangu sudah dikepung tentara APRIS di bawah pimpinan Letkol Ahmad Yani. Letkol Ahmad Yani yang memimpin pasukan bersandi "Kuda Putih" menyerbu Somalangu dan memerintahkan Syekh Mahfudz menyerah. "Saat penyerangan, di sini bumi hangus. Semua habis.
PondokSomalangu Kebumen Jawa Tengah merupakan Pondok Pesantren yang telah terhitung cukup tua keberadaannya bahkan menjadi salah satu pesantren tertua Pesantren Al-Kahfi Somalangu Kebumen pesantren tertua se-Asia Tenggara. January 4, 2020
KEBUMEN Kebumen24.com,- Pasca diterjang banjir, para santri Pondok Al-Kahfi Somelangu Desa Sumberadi Kecamatan Kebumen mulai membersihkan lingkungan Pondok Pesantren yang kotor dari lumpur dan sampah. Akibat banjir, tak sedikit santri juga ada yang mengalami sakit demam dan gatal gatal. Pengurus Pondok Al-Kahfi Somalangu Sutono mengatakan banjir surut sekitar jam 12 malam, dan saat itu santri
Mati Surga, Menang Jaya!" (Yel-yel Angkatan Oemat Islam 'AOI' Kebumen) ISLAMTODAY ID--- Aksi jihad ulama dan santri
atikmaskanatun ni'amah, nim. 09120006 (2013) biografi syaikh mahfudh al-hasani somalangu 09390001 (2013) faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan opini audit going concern pada perusahaan di indonesia yang masuk jakarta nim. 06470014 (2013) perkembangan kurikulum madrasah diniyah pondok pesantren al falahiyyah mlangi
NrA3. Pesantren Al Kahfi, Somalangu, penyebaran ajaran Islam dan jaringan ulama di selatan Jawa sebagian wilayah Mataraman dipastikan tidak akan bisa lepas dari keberadaan Pondok Pesantren Somalangu al-Kahfi di Desa Sumberadi, Kabupaten Kebumen. Pondok pesantren ini sudah berdiri sangat lama. Mengacu pada prasasti yang dipahat di batu zamrud, umur pesantren ini malah lebih tua dua tahun dari Masjid Demak, yakni pada 26 Syaban 879 H 4 Januari 1475 M. Pesantren Somalangu didirikan oleh seorang ulama yang mantan pejabat tinggi asal Syihr, Hadramaut, Yaman, yakni Sayid as-Syekh Muhammad 'Ishom al-Hasani. Sosok ini oleh masyarakat di sana lebih dikenal dengan nama Sayid as-Syekh Abdul Kahfi Awwal mengacu pada nama pemberian gurunya, Sayid Ja'far bin Hasan dari 'Inath. Gelar "kahfi" dikenakan karena dia dikenal gemar menyendiri di dalam gua untuk Kahfi datang ke tempat itu setelah Sultan Demak memberikan perintah agar pergi dan tinggal ke pedalaman selatan Jawa itu. "Thama dha'u'' di situ tempatmu," begitu titah Sultan Demak kepada Syekh Abdul Kahfi ketika memintanya pergi ke selatan Jawa yang saat itu masih jarang penghuni dan penduduknya masih memeluk agama Hindu. Di riwayat lain Kuntowijoyo menyebut bahwa yang memerintahkan pergi itu adalah Raja Mataram, Sultan Agung Scroll untuk membaca Scroll untuk membaca "Pondok pesantren kami sudah sangat tua. Tak jauh dari masjid dahulu ada candi dengan lingga-Yoni yang sangat besar. Sebelum pondok berdiri di situ, masyarakatnya menganut agama Hindu yang dipimpin Resi Dara. Nama asli desa itu Alang-Alang Wangi. Para alumni dan santri tersebar ke banyak daerah, apalagi pendiri pondok ini juga punya hubungan darah dengan para ulama Sumatra Timur dan di Kesultanan Bugis, Makassar," kata Hidayat Aji Pambudi MA, salah seorang pengurus Yayasan Pondok Pesantren al-Kahfi, Somalangu. Menurut Aji, karena sudah berusia sangat tua, maka wajar bila kemudian para alumninya menyebar ke berbagai wilayah, terutama di wilayah Kedu Selatan, Cilacap, Banyumas, bahkan sejumlah pesantren di Cirebon juga ikut terkait. Temali jaringan ini semakin kuat karena antar para murid yang kemudian mendirikan pesantren, termasuk keluarga pesantren Somalangu, saling melanggengkan hubungan melalui ikatan didirikan, pesantren ini telah mengalami pergantian pimpinan secara turun-temurun sebanyak 16 kali. Para alumninya pun telah menjadi tokoh Islam terkenal seperi Kiai Abbas Buntet Cirebon, Kiai Dalhar Watu Congol Muntilan, dan Kiai Dahlan Jampes.''Kalau hubungan pernikahan keluarga pesantren ini juga menikah dengan banyak kiai berpengaruh di sekitar wilayah Kebumen, Banyumas, dan Cilacap. Sedangkan kalau jaringan santri alumni yang saling melakukan pernikahan sudah tak bisa lagi dilacak karena sudah tersebar luas dalam jangka waktu yang sampai 500-an tahun itu,'' ujar dakwah ulama HadramautFakta bahwa antarulama di selatan Jawa itu sudah lama membentuk jaringan masih bisa terlacak di Pondok Pesantren at-Taujieh al-Islamy didirikan KH Hisyam bin Zuhdy KH Hisyam Leler, di Kabupaten Banyumas bagian selatan. Para pengasuh pondok pesantren yang berada di perbatasan Banyumas dan Cilacap ini punya hubungan darah melalui perkawinan dengan SomalanguSelain itu, semenjak dahulu ulama pengasuh pondoknya juga sudah punya hubungan, baik ke ilmuan dan tarikat, dengan para kiai yang ada di Yogyakarta, Cirebon, dan Rembang Jawa Timur. Selain itu pesantren yang berdiri sekitar tahun 1915 juga terkoneksi dengan ulama di Haramain Makkah."Ayah kami, KH Hisyam, memang meneruskan dakwah sang ayah dengan mengurus pesantren. Di tangan generasi kedua, Pesantren Leler mengalami perkembangan cukup signifikan," kata salah satu putra KH Hisyam, KH Zakiyul membina santri, KH Hisyam berguru pada KH Kholil Harun, KH Bisri Mustofa Rembang, Syaikh Khosin Bendo Pare, Kediri. "Ayah juga ngaji kitab Bukhari pada Syekh Hasyim Asy'ari Tebuireng dan kitab Fathul Wahab pada KH Kholil Lasem," dengan Pesantren at-Tauzieh di Leler, pesantren besar lainnya di kawasan selatan Jawa adalah Pesantren Al Ihya Umuluddin di Kesugihan Cilacap. Pesantren yang usianya mendekati satu abad ini juga punya ikatan perkawinan dan jaringan keilmuan dengan pesantren tua yang lain. Salah satu pendirinya pun punya hubungan perkawinan dengan Pesantren dari segi keilmuan, mereka terkait dengan pesantren besar di Jawa Timur dan berbagai pesantren lain yang ada di pesisir pantai utara serta selatan Jawa. Tarikat yang dianut adalah tarikat Syatariyah tarikat yang juga dianut Pangeran Diponegoro dan ulama yang menggerakkan Perang Jawa pada tahun 1825 M. Bila ditarik lagi silsilahnya, para pengurus pesantren ini merupakan keturan Sunan Geseng, Sunan Kalijaga, dan Sunan Giri di Gresik."Jaringan ulama kami juga terkait dengan jaringan ulama yang ada di Kesultanan Demak. Di lain pihak kami juga hubungannya dengan jaringan ulama Yaman karena ada darah dengan Syekh Abdul Kahfi Somalangu. Para santri kami sudah menyebar dan mendirikan pesantren di banyak tempat. Salah satu saudara kami, misalnya, mendirikan Pesantren di Kebarongan,Banyumas,'' kata KH Nasrullah, salah satu pengurus Pesantren Ihya Umuluddin yang kini tengah mengawali pendirian Institut Agama Islam Imam Ghazali yang letaknya tak begitu jauh dari pengaruh jaringan ulama Cirebon juga terlacak di wilayah itu, terutama di pondok pesantren yang letaknya mulai mendekati arah kawasan pantai utara. Di Pesantren Jombor, yang ada di Cilongok, Kabupaten Banyumas. Pesantren ini didirikan oleh KH Abdussomad. Salah satu cucu Mbah Abudssomad adalah cendekiawan kondang yang menjadi khatib syuriah PBNU KH Masdar Farid Mas'udi."Jaringan ulama ini terkait dengan ulama dari Kesultanan Demak dan Cirebon. Dulu wilayah ini masuk Kadipaten Pasir Luhur yang merupakan 'wilayah yang dalam perlindungan' Kerajaan Sunda Pajajaran. Islam dibawa ke sini oleh Syekh Mahdum ulama dari Demak dan Syekh Abdussomad ulama dari Cirebon," kata Ahmad Khoirul Fahmi, penulis buku riwayat ringkas para ulama di senada juga dinyatakan Mustolih, santri Pondok Pesantren Al Azhari, Karangcengis, Banyumas. Menurut dia pendiri pesantrennya KH Yusuf Azhari itu punya hubungan darah atau kaitan dengan ulama di Cirebon. "Selain itu, jaringan pemikiran kiai kami juga terhubung dengan berbagai pesantren di Jawa lainnya, seperti Pesantren Krapyak di Yogyakarta. Selain itu, Mbah Yusuf juga sempat cukup lama menuntut ilmu di Makkah,'' fakta itu maka tampaklah bahwa ikatan jaringan ulama di selatan Jawa itu sudah berumur mendekati enam abad. Ini jelas waktu yang sangat pesantren dan Pohon SawoDan salah satu di antara ciri pesantren dan masjid tua adalah adanya tanaman pohon sawo kecik yang ada di setiap halaman pesantren. Hal itu bisa lihat di Masjid Ploso Kuning Yogyakarta yang dibangun oleh kakak Sultan Hamengkubuwono I. Masjid ini sempat menjadi tempat 'mengaji' Pangeran Diponegoro. Hal yang sama bisa juga terjadi di Pesantren Somalangu dan Leler. Di halaman masjid dan di samping masjid tertananam pepohonan sawo yang rimbun. Di Pesantren Somalangu pohon sawo kecik sempat ditebang karena terjadi perluasan dan pengerasan halaman masjid. Sementara itu di Pesantren Leler tampak pohon sawonya berdiri kokoh di depan masjid meski cabang dan daunnya Ingris Peter Carey menyatakan tanaman pohon sawo yang ada di depan setiap masjid itu menjadi ciri atau isyarat bahwa tempat tersebut adalah merupakan salah satu titik jaringan penyebaran agama Islam. Di zaman perang Diponegoro tanda ini menjadi efektif sebagai isyarat simpul perlawanan dan suplai logistik serta perekrutan prajurit.''Semua pesantren tua pasti di tanami pohon sawo. Itulah salah satu isyarat jaringan ulama,'' kata Peter Carey. Mengapa dipilih 'sawo kecik'? Jawabnya karena ini menjadi penanda bahwa semua Muslim harus bersikap 'sarwo becik' serba bagus/mulia. Selain itu sebagai isyarat agar umat Muslim berperilaku yang manis seperti manisnya buah sawo itu. IslamdiJawa DakwahIslamdiSelatanJawaTengah
Pesantren Terbaik di Kebumen Kebumen merupakan tempat pengambilan gambar film The Raid 2. Tepatnya di Benteng Van der Wijck Gombong. Ada yang menulis Kebumen merupakan kota indah yang tidak terlalu dikenal, dan memang kenyataannya demikian. Di sisi lain ternyata Kebumen menyimpan banyak lembaga pendidikan terbaik. Di antaranya adalah pesantren. Baik pesantren tahfidz Quran, pesantren modern, hingga pesantren salafiyah berada di kota ini. Oleh sebab itu kami akan mengulas pesantren terbaik di Kebumen, berdasarkan review dan rating Google. Nomor bukanlah rangking. Pesantren Salafiyah Darussa’adah Pesantren Putri Eksklusif Tahfidz Bersanad 30 JuzPesantren Tahfidz Quran AnakMuhammadiyah Boarding School Ponpes Al Kamal GombongPesantren Al Kahfi SomalanguPonpes Al Islah Alumni GontorPesantren Al Barakah Sempor KebumenDaftar Pesantren Bagus di Kebumen Pesantren Salafiyah Darussa’adah Alamat pesantren ini di Bulu, Kritig, Petanahan. Ini merupakan pesantren putra putri yang berada di wilayah pedesaan Kebumen. Suasananya masih banyak pohon, bahkan jalanan masih terasa sepi. Pesantren ini alirannya salafiyah. Tandanya adalah adanya diniyyah dengan jenjang I’dadiyah, Ibtida’i, Tsanawi, dan Aly. Ini merupakan jenjang pendidikan untuk mempelajari keislaman secara mendalam. Materi yang paling menonjol seperti tafsir, kemudian nahwu, sorf, dan hadis menjadi perhatian utama. Juga ada kegiatan sorogan kitab fiqh. Santrinya berjumlah ratusan. Oleh sebab itu menjadi salah satu pesantren terbaik di Kebumen. Pendidikan formalnya tersedia Tsanawiyah dan Aliyah, prestasinya kebanyakan di bidan kepramukaan. Kalau fasilitas, tentu sangat standard sekali. Biaya masuknya saja sekitar satu juta rupiah. Sedangkan untuk biaya bulanannya sekitar 240 ribuan. Pesantren Putri Eksklusif Tahfidz Bersanad 30 Juz Jika Anda ingin mencari pesantren tahfidz Quran 30 juz bersanad ke Rasulullah khusus putri dengan fasilitas terbaik, maka Darul Hikam adalah jawabannya. Kyai juga mendampingi setiap hari. Selepas khatam, atau lulus SMA ada bimbingan khusus baik ke Timur Tengah atau ke Eropa bagi yang menghendaki. Informasi lengkap tentang Darul Hikam Mojokerto bisa kunjungi link ini. Atau bisa menghubungi 0811 3520 100. Adv. Pesantren Tahfidz Quran Anak Jika ingin memilih pesantren tahfidz Quran anak-anak, atau usia SD, maka Yanbu’ul Quran adalah pilihannya. Alamat lengkapnya di Jalan Raya Tersobo, Tersobo Dua, Kecamatan Prembun. Ponpes ini fokus Al Quran. Usia minimal santri adalah 6 hingga tahun. Bisa dikatakan kelas satu SD. Nantinya santri akan diseleksi untuk mendapatkan tempat menghafal. Bisa untuk putra dan putri. Secara kegiatan dalam sehari-hari dari pagi sudah menghafal, jam tujuh sekolah, selepas dhuhur mengaji lagi, sore juga mengaji, malam juga mengaji. Tersedia pendidikan formal jenjang SD. Adapun untuk biaya masuknya, Putra sebesar sedangkan putri Untuk SPP satu bulan, atau bulanan sebesar Ini di tahun 2022-2023. Muhammadiyah Boarding School Satu lagi pesantren terbaik di Kebumen adalah MIBS. sekolah ini berafiliasi kepada Muhammadiyah yang dikenal memiliki kemampuan dalam mengelola lembaga pendidikan Islam. Alamatnya di Jl. ayani Indrakila, Kebumen, Kec. Kebumen. Dari sisi keunggulan Muhammadiyah memiliki karakter pendidikan umum formal yang baik. Tersedia jenjang SMP dan SMA untuk putra dan putri. Sekolahnya lumayan besar, meskipun gedungnya terlihat lama. Tapi tenang, masih banyak sawah di sekitar. Keunggulan selanjutnya adalah tahfidz Quran satu juz dalam jangka waktu satu tahun. Jadi kalau enam tahun berarti enam juz. Cukup banyak. Kedua adalah ilmu falaq. Sangat jarang pesantren yang khusus mengajarkan ilmu falaq. Terakhir adalah aspek kewirausahaan yang dilatih untuk kemandirian. Biaya masuknya sekitar juta rupiah. Sedangkan bulanannya sekitar 850 ribuan. Jika masih ada kebingungan bisa kunjungi website resminya di sini, Ponpes Al Kamal Gombong Mungkin pesantren ini merupakan salah satu pesantren terbesar di Kebumen. Santrinya banyak. Dan memiliki lingkungan yang cukup luas. Alamatnya Jl. Karang Bolong, Buayan, Lemahduwur, Kuwarasan. Ini merupakan salah satu pesantren terbaik di Kebumen. Identitas dari pesantren ini menurut kami penekanan pada pendidikan umumnya cukup kuat. Bahkan beberapa jenjangnya ada program unggulan. Buktinya adalah beberapa prestasi yang diraih, seperti juara lomba Sosial Project Competation SPC Tingkat Nasional Se-Indonesia tahun 2015. Untuk lomba personalnya rata-rata tingkat kabupaten Kebumen, seperti juara dua olimpiade Matematika pada tahun 2015. Sedangkan untuk pesantrennya ada diniyah dan sedikit tahfidz Quran. Untuk kehidupan keseharian di Pesantren lebih mirip dengan pesantren Gontor, karena beberapa guru memang alumni dari pesantren Gontor. Ada pendidikan bahasa arab inggris juga pembiasaan melalui pidato. Info lengkap bisa kunjungi website resminya di sini, Pesantren Al Kahfi Somalangu Satu lagi pesantren terbaik di Kebumen yaitu Al Kahfi Somalangu. Pesantren ini cukup terkenal di Kebumen dan sekitarnya karena besarnya pesantren dan usianya memang cukup tua, berdiri pada tahun 1475, pesantren ini lebih tua dari Sidogiri Pasuruan, atau Tremas Pacitan. Alamatnya di Kemecing, Sumberadi, Kec. Kebumen. Letaknya cukup strategis dengan identitas pendidikan formal yang cukup variatif. Dari SMP, SMA hingga SMK. Pesantren ini menampung santri putra dan putri. Dan memiliki santri hampir seribuan. Bahkan mungkin sekarang lebih dari seribu. Salah satu kelebihannya adalah gedung-gedungnya sudah terlihat begitu modern. Tidak lupa fasilitas pelengkap yang cukup memadai, seperti laboratorium dan lain sebagainya. Maka animo masyarakat cukup besar untuk masuk pesantren ini. Nah sedangkan identitas diniyahnya memiliki beberapa kegiatan rutin, seperti madrasah diniyah, ngaji kitab kuning, tahfidzul Quran, dan majelis manaqib. Oleh sebab itu secara kultural ini merupakan pesantren tradisional yang bertransformasi menjadi modern. Informasi biaya masuk dan pendaftaran bisa mengunjungi website resminya di sini, Ponpes Al Islah Alumni Gontor Kalau Anda ingin mencari pesantren yang berhaluan sistem Gontor, bisa dikatakan Al Islah Kebumen merupakan salah satunya. Beralamat di terletak di Jalan Balai Desa Dorowati Kecamatan Klirong, pesantren ini berkembang dengan pesat. Di antara tanda-tandanya adalah kurikulum pendidikan yang digunakan mirip dengan Gontor. Yaitu kurikulum KMI di mana antara pendidikan umum dan pendidikan diniyyah digabungkan menjadi satu di waktu pagi di kelas. Sehingga siswa fokus. Kelebihan lainnya adalah di sisi bahasa. Pesantren yang berhaluan demikian memiliki pembiasaan bahasa arab dan inggris dalam kesehariannya. Di antaranya dalam latihan berpidato, ada pembiasaan dalam berdiskusi bahasa arab inggris dan lain sebagainya. Kelebihan lainnya adalah aspek disiplin. Pembiasaan waktunya sudah tertata dengan rapi. Sehingga setiap hari sudah memiliki jadwal rutin yang tertata dengan padat. Di sinilah muncul yang namanya pendidikan karakter. Oleh sebab itu kami masukkan dalam pesantren terbaik di Kebumen. Informasi lengkap bisa kunjungi website resminya di sini. Sayangnya kami belum mendapatkan informasi biaya masuk pesantren al Islah Kebumen. Pesantren Al Barakah Sempor Kebumen Pesantren ini terletak di Somagede, Sempor, Kebumen. Merupakan sebuah pesantren yang berdiri belum lama, namun kini sudah memiliki santri lebih dari 300. Pesantren ini lahir dari tokoh Thariqah, sehingga bisa dikatakan secara ibadah dan pembersihan akhlaq berjalan dengan baik. Bahkan ketika peresmian masjid pun dihadiri oleh presiden KH. Abdurrahman Wahid. Pesantren ini tergolong cukup berpengaruh. Apalagi memiliki pendidikan formal dari Madrasah Ibtidaiyyah hingga jenjang Aliyah. Identitas dari pesantren ini mirip dengan pesantren NU modern pada umumnya. Yaitu memiliki pendidikan formal di pagi hari, namun juga memiliki pendidikan diniyyah dengan mengkaji kitab-kitab kuning dengan ilmu alat membaca kitab. Metode sorogan menjadi salah satu identitasnya. Nah yang menarik menurut kami adalah aspek gedung-gedungnya yang cukup megah, berdiri sekian lantai sehingga tampak kokoh. Oleh sebab itu menjadi salah satu pesantren terbaik di Kebumen. Adapun biayanya adalah sebagai berikut, MTs Daftar Pesantren Bagus di Kebumen Inilah beberapa pesantren terbaik di Kebumen versi Tentu masih banyak daftar pesantren bagus di Kebumen lainnya. Namun karena keterbatasan informasi sehingga belum bisa kami masukkan semuanya. Jika lembaga pendidikan atau pesantren ingin memiliki profil di website ini cukup kirimkan brosur dan biaya pendidikan lengkap ke email affany1986 Kami akan review untuk membantu perkembangan lembaga pendidikan Anda. Post Views
Biasanya masyarakat mengenal Kebumen dengan tempat wisatanya. Namun ternyata di balik itu semua Kebumen memiliki banyak pesantren yang bagus. Bahkan pesantren tertua di Indonesia ada di Kebumen lho. Di artikel ini akan kami sajikan Pesantren di Kebumen paling recommended Silahkan simak ulasan kami!Pondok Pesantren Al KahfiPondok Pesantren Al IstiqomahPondok Pesantren Al HudaPondok Pesantren Nurul HidayahPondok Pesantren Darul Qur’anPondok Pesantren Al BarokahPondok Pesantren Miftahul UlumPondok Pesantren Al KamalPondok Pesantren Darussa’adahPondok Pesantren Al KahfiKredit Foto Adi RegardPesantren pertama di Kebumen yang akan kami bahas adalah Ponpes Al Kahfi. Al Kahfi adalah pesantren tertua yang ada di Indonesia. Mengenai pesantren tertua yang ada di Indonesia bisa lihat ulasan kami di artikel kami Kahfi berdiri pada abad 15 M, tepatnya pada tahun 1475 M. Adapun pendirinya adalah Syekh As Sayyid Abdul Kahfi Al Hasani. Beliau merupakan seorang ulama penyebar agama islam di tanah Jawa yang berasal dari Hadharamaut, Yaman. Sebagai pesantren tertua, pesantren ini masih eksis menyelenggarakan pendidikan. Kini pendidikan di Al Kahfi sudah menggabungkan Kurikulum Diknas dan Kurikulum Pesantren. Adapun pimpinan Al Kahfi saat ini adalah KH Afifuddin Chanif Al Hasani atau biasa dikenal dengan Gus Afif yang merupakan keturunan ke-16 dari sang program yang diadakan Al Kahfi adalah pendidikan kepesantrenan dan pendidikan formal berupa jenjang SMP Islam Al-Kahfi Somalangu SMA Islam Al-Kahfi Somalangu SMK Ma’arif 3 SomalanguKemudian untuk menambah skill para santri, diadakan juga berbagai ekstrakulikuler seperti seni baca Al Qur’an, kaligrafi, praktek mengajar, bahtsul masa’il diniyah, mading majalah dinding, training khitobah, Jum’at bersih, olahraga, bimbingan pelajaran umum, kursus komputer, bahasa asing arab dan inggris, pramuka, PMR, Silat, tata boga, sayangnya kami belum berhasil mendapatkan informasi mengenai biaya lengkap pesantren Kemecing, Sumberadi, Kec. Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54317Website resmi –Pondok Pesantren Al IstiqomahKredit Foto AhmaziSelanjutnya adalah Ponpes Al Istiqomah. Pesantren ini dirintis sejak tahun 1936 oleh KH Abdullah Mukti. Beliau merintis pesantren setelah lama bermukim dan belajar ilmu agama di Makkah tahun 1912-1936 M dan berguru pada Syekh Abdurrohman. Awal mulanya beliau hanya mendirikan majlis ta’lim dan tharekat Qodiriyah Naqsabandiyah. Namun seiring berjalannya waktu, pesantren terus berkembang dan mengalami berbagai umum kegiatan-kegiatan di pesantren ini terbagi menjadi dua yaitu Madrasah Diniyah intrakulikuler dan Kepesantrenan ekstrakurikuler. Madrasah Diniyah ini melaksanakan kegiatan belajar-mengajar yang terbagi menjadi tiga tingkatan; Awwaliyah, Wustho, dan Ulya. Jam kegiatan dilaksanakan setiap sore jam WIB bada shalat Ashar dan malam jam WIB ba’da shalat Maghrib, Kecuali malam jum’at dan hari jum’ untuk kegiatan belajar kepesantrenan ekstrakurikuler menggunakan metode bandongan, dilaksanakan setiap ba’da subuh. Khusus untuk putra bertempat dimasjid, sedangkan untuk yang santri putri bertempat di ndalem rumah Kyai, kegiatan ini selesai jam WIB terdapat juga berbagai program tambahan yang sifatnya pengembangan bakat dan minat santri, seperti Khitobah latihan pidato, Hadrah, Barzanji, Kursus Bahasa Arab dan Inggris, Seni Kaligrasi, Seni Baca Al-Qur’ program kepesantrenan, Al Istiqomah juga menyelenggarakan beberapa pendidikan formal. Antara lainRaudhatul AthfalMadrasah IbtidaiyahMadrasah TsanawiyahMadrasah AliyahNamun sayangnya kami belum berhasil mendapatkan informasi mengenai biaya lengkap pesantren Jl. Sokka Petanahan, Pejaten, Grogolpenatus, Kec. Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54382Website resmi Pesantren Al HudaKredit Foto Afif Ma’rufBerikutnya adalah Ponpes Al Huda. Pesantren yang satu ini lebih dikenal dengan sebutan Pondok Pesantren Jetis. Didirikan kurang lebih tahun 1880 Masehi oleh Abdurrahman. Sejak berdiri hingga saat ini Al Huda telah mampu mencetak puluhan ribu santri ini Ponpes Al Huda dibawah asuhan KH. Wahib Mahcfudz. Visi pesantrennya adalah “Unggul dalam Prestasi, Pelopor dalam Pengembangan Budaya dan Teknologi, Teladan dalam bersikap dan bertindak untuk mewujudkan sekolah yang berwawasan global dan lingkungan, yang tertuang dalam “Abilty Loyality Humanity Utility and Development of All Skills”.”Saat ini Al Huda memadukan antara tradisi salaf dan khalaf modern. Dibangunlah beberapa sekolah formal, di antaranyaSMP VIP Al-HudaSekolah SMP yang Berbasic Integrasi Kurikulum Pesantren dan didukung oleh tenaga pendidik yang profesional VIP Al-HudaSekolah SMK yang memadukan pendidikan pesantren dan IPTEK dengan jurusan Kimia Industri, Teknik Otomotif, Keperawatan, dan FarmasiSMA VIP Al-HudaSekolah SMA yang menitikberatkan pada kemampuan ilmu pengetahuan yang dilandaskan pada penguasaan ilmu agama dan pengetaahuan umum sehingga tercipta keseimbangan atara IPTEK & IMTAQMengenai biaya pendidikannyaMaaf kami belum menemukannyaBiaya masuk SMPSekitar Rp. masuk SMASekitar Rp. masuk SMKSekitar Rp. bulananAlamat lengkap pesantren Jl Pemali No II Jetis, Kauman, Kutosari, Kec. Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54317Website resmi Pesantren Nurul HidayahKredit Foto Kun MasrurohSelanjutnya adalah Ponpes Nurul Hidayah. Pesantren ini didirikan atas usulan dari masyarakat Desa Bandung pada tahun 1991. Berdirinya Nurul Hidayah merupakan bentuk tanggungjawab sosial kemasyarakatan dan dukungan masyarakat setempat tentang pentingnya lembaga pendidikan agama yang sesuai dengan syariat islam Ahlussunah Wal Jamaah dengan sistem sejak tahun 2020 pesantren ini mulai menerapkan Pendidikan Diniyah Formal PDF sebagai sistem pendidikan. PDF adalah pendidikan pesantren yang diselenggarakan pada jalur pendidikan formal sesuai dengan kekhasan pesantren yang berbasis kitab kuning secara berjenjang dan pendidikan diniyah formal terdiri dari kurikulum pesantren yang berbasis kitab kuning disusun oleh masyaikh dan kurikulum pendidikan umum yang diatur dalam peraturan menteri. Nantinya Santri-santri yang telah lulus dari pondok pesantren yang telah menerapkan Pendidikan Diniyah Formal tidak memerlukan ujian Paket C untuk mendaftar ke perguruan kegiatan hariannya, setelah waktu subuh santri akan mengaji bandongan bersama masyayikh sampai pukul Pukul sampai pukul berkegiatan bekerja, mengelola usaha milik masyayikh, dan belajar. Jadwal madrasah dimulai pukul sampai sesuai dengan jadwal setiap kelas salat ashar dilanjutkan dengan jadwal Bandongan dengan masyayikh. Kemudian setelah maghrib dilanjutkan dengan jadwal setoran hapalan kepada santri senior sesuai yang telah dijadwalkan. Dan terakhir ba’da isya merupakan kegiatan musyawarahNamun sayangnya kami belum berhasil mendapatkan informasi mengenai biaya lengkap pesantren Kebonsari, Bandung, Kebumen, Kebumen Regency, Central Java 54351Website resmi –Pondok Pesantren Darul Qur’anKredit Foto M Wildan AliBerikutnya adalah Ponpes Darul Qur’an. Sesuai namanya, pesantren yang berdiri pada tahun 2002 ini memiliki spesialisasi dalam Ilmu Al Qur’an khususnya hafalan. Pendiri pesantrennya adalah Ustadz Ahmad Fauzan Al Hafidz, yang mana beliau adalah Alumni Pondok Pesantren An-Nur, Ngrukem, pendidikannya, Darul Qur’an menerapkan tujuan pembelajaran bagi anak kurang mampu, anak yatim dan muallaf untuk belajar ilmu agama serta mendalami sunnah-sunnah Rasulullah SAW untuk bekal hidup layak di dunia, berakhlak dan beramal sholeh untuk tujuan di ini dilakukan melalui beberapa kategori diantaranya pengamalan akhlak, adab dan perilaku Rasulullah SAW, tahfiz qur’an, hadist, manaqib salafussholihin, pembacaan maulid, al barzanji dan seni musik islami hadroh yang diberi nama Group Hadroh Tolabussyafa’ dalam upaya menciptakan santri terbaik, Darul Qur’an memberikan materi kepada santri yang meliputi Takhasus Al Qur’an, Tahfidz Al Qur’an, Kajian Tafsir Al Qur’an, Kajian Hadist, Kajian Fikih dan Bahasa ini Ponpes Darul Qur’an menyelenggarakan pendidikan secara gratis dan tidak membuka pendidikan lengkap pesantren Karangsruni, Surotrunan, Alian, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54352Website resmi Pesantren Al BarokahKredit Foto FadlunSelanjutnya adalah Ponpes Al Barokah. Pesantren yang satu ini didirikan oleh Syeikh KH Muhammad Afandi. Beliau adalah Ulama sepuh dan Mursyid Thoriqoh. Tujuan beliau dalam merintis Al Barokah adalah untuk memberikan pendidikan agama secara utuh kepada masyarakat system pendidikannya Al Barokah telah memadukan Kurikulum Kemenag dan Kurikulum Pesantren, sehingga bisa disebut pesantren ini memiliki corak semi modern. Para santri nantinya akan menempuh jenjang pendidikan selama 8 tahun. Yaitu 3 tahun MTS, 3 tahun MA dan di tambah 2 tahun Pendidikan Non Formal yaitu Pendidikan Pondok meskipun letaknya sangat jauh dari pusat kota, fasilitas yang tersedia di pesantren yang mendidik Muhaimin Iskandar terbilang cukup lengkap. Terdapat Masjid, asrama santri, kantor, asrama pengasuh, dapur, gedung sekolah, lapangan, koperasi santri, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, juga berbagai macam ekstrakulikuler untuk menghilangkan kejenuhan santri. Antara lain Kepramukaan, Pengembangan Olahraga, Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis, Pengembangan Seni Beladiri, Tahfidhul Qur’an, Pengembangan jurnalistik dan publisistik, Pengembangan Exacta Lab Skill, Ketrampilan, sayangnya kami belum berhasil mendapatkan informasi mengenai biaya lengkap pesantren Kemecing, Sumberadi, Kec. Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54317Website resmi –Pondok Pesantren Miftahul UlumBerikutnya adalah Ponpes Miftahul Ulum. Pesantren ini didirikan oleh seorang ulama besar bernama KH. Ibrahim. Beliau merupakan sosok pribadi yang alim dan tawadlu. Beliau adalah orang Yogyakarta yang hijrah ke Kebumen. Kehadiran beliau ke kebumen adalah untuk mengamalkan ilmunya setelah sebelumnya merantau di Mekkah untuk belajar mencari ilmu yang satu ini memiliki spesialisasi dalam pendidikan tata Bahasa Arab, yakni Nahwu dan Sharaf. Nama Miftahul Ulum sendiri memiliki makna pembuka ilmu. Hal ini sesuai dengan profil pondok yang fokus kepada Nahwu & Sharaf, yang mana kedua ilmu tersebut adalah jalan untuk mengkaji luasnya ilmu dipastikan tidak ada materi lain selain masalah tata bahasa yang diajarakan, mulai dari Kitab Jurumiyah, Murodi, Murodan, I’rab, Imrithi, Maqsud, Izzi, Alfiyah, dll. Dengan adanya penguasaan yang mantap terhadap ilmu alat ini, maka diharapkan para santrinya kelak dapat membuka pintu-pintu ilmu yang ada dalam berbagai cabang ilmu itu santri diupayakan dapat mengembangkan secara lebih luas melalui pembacaan mereka atas berbagai referensi dan khazanah keilmuan Islam yang tersebar dalam berbagai macam kitab baik kitab kuning maupun kitab putih-kontemporer.Selain pendidikan kepesantrenan, Miftahul Ulum juga menyelenggarakan pendidikan formal berupaSMP Miftahul UlumSMK Bani IbrahimNamun sayangnya kami belum berhasil mendapatkan informasi mengenai biaya lengkap pesantren Kemecing, Sumberadi, Kec. Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54317Website resmi –Pondok Pesantren Al KamalKredit Foto Rakhmat HidayatSelanjutnya adalah Ponpes Al Kamal. Pesantren yang satu ini merupakan pesantren yang berada di bawah Yayasan Nurul Ihsan yang berdiri pada tahun 1996. Selama kurun waktu hingga saat ini, Al Kamal telah terbukti menelurkan santri- santri corak pendidikan, Al Kamal merupakan pesantren yang bercorak semi-modern. Adapaun program pendidikan yang tersedia antara lainMadrasah Diniyyah MadinSebagai lembaga pendidikan khusus keagamaan yang didasarkan atas kebutuhan spiritual masyarakat, guna memperoleh dasar pendidikan Islam khususnya bagi santri yang tinggal di asrama, yang dikelola secara Tsanawiyah MTs PLUSMTs Plus Nururrohmah PP.”Al-Kamal” merupakan lembaga pendidikan setingkat SMP, telah terakreditasi Baik B berdasarkan SK Kepala Kantor Kementrian Agama propinsi Jawa Tengah. Menggunakan kurikulum terpadu Aliyah MAMA Plus Nururrohmah merupakan lembaga pendidikan setingkat SMA dengan jurusan IPS dan IPA, memadukan kurikulum kementrian agama dan pesantren, dengan harapan tiap santri memperoleh muatan Menengah Kejuruan SMKSMK Plus Nururrohmah PP.”Al-Kamal” merupakan lembaga pendidikan yang bernaung di diknas dengan kurikulum terpadu pesantren. Adapun Program Keahliannya yaitu TMO Teknik Mekanik Otomotif Kendaraan Ringan dan Bisnis dan Manajemen dengan jurusan Marketing/ di bidang pendidikan, Ponpes Al Kamal juga kerap kali mengadakan program social dan dakwah seperti Majelis Ta’lim, pemberian santunan pada fakir miskin, pelayanan kesehatan, sayangnya kami belum berhasil mendapatkan informasi mengenai biaya lengkap pesantren Kemecing, Sumberadi, Kec. Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54317Website resmi –Pondok Pesantren Darussa’adahTerakhir adalah Ponpes Darussadah. Pesantren ini didirikan pada tahun 1983 oleh KH Imam Muzani Bunyamin. Dalam setiap aktivitasnya Darussadah yang memiliki makna “Rumah Kebahagian” ini memiliki sebuah visi yaitu “Membentuk siswa yang berkualitas dalam bidang IMTAQ dan IPTEK serta memenuhi standar pendidikan nasional”.Untuk pendidikan sehari-hari santri nantinya akan menghafal kitab-kitab gramatika Bahasa Arab yakni kitab Nahwu dan Shorof, yang merupakan spesialisasi kurikulum di Darussa’adah. Untuk metode pengajarannya masih mengugunakan metode tradisional seperti bandungan Kitab Kuning, Sorogan dan Darussadah juga juga menerapkan metode pengajaran dimana santri yang lebih tinggi harus mengajar kelas yang lebih rendah. Penerapan sistem ini dimaksudkan agar santri yang telah senior, benar-benar telah siap terjun untuk berkiprah dalam ini Darussadah membuka beberapa program pendidikan, antara lainPondok PesantrenRaudhlatul AthfalMadrasah IbtidaiyahMadrasah TsanawiyahMadrasah AliyahMengenai biaya pendidikannyaSekitar Rp. masukSekitar Rp. bulananAlamat lengkap pesantren Truka, Kritig, Kec. Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54382Website resmi sudah ada gambaran mau nyantri di Pondok Pesantren Terbaik di Kebumen yang mana? Oh ya, jika Anda tahu ada pondok bagus yang belum kami list, infokan di komentar ya!Baca juga Daftar 500 Pesantren Terbaik di Indonesia
Hal yang membuat saya tertarik berkunjung ke Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu Kebumen adalah karena kabarnya di sana ada sebuah prasasti kuno dari batu Zamrud Siberia yang menengarai tahun berdirinya pondok ini, yaitu pada 25 Sya'ban 879 H atau 4 Januari 1475 M. Ini pondok pesantren pertama yang pernah saya kunjungi sejauh ini. Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu sangat tua, lebih dari 500 tahun. Sesudah dari Makam Bulupitu, kembali ke jalan utama kami belok kanan. Setelah 4 km belok kanan di pertigaan Kedung Bener, 50 m sebelum Ringroad , menyeberangi rel dan 1 km kemudian belok kanan di pertigaan. Sekitar 450 meter dari pertigaan itu kami masuk gang ke kanan, mentok gang belok kanan lagi, dan sampailah kami di halaman Masjid Al Kahfi Somalangu. Masjid Al Kahfi Somalamgu Serambi Masjid Al Kahfi ditopang tiang-tiang kayu jati tua dengan umpak beton. Ada tiga pintu masuk ke ruang utama masjid, yang tengah berdaun pintu empat dan yang samping berdaun pintu dua. Langit bagian dalam Masjid Al Kahfi dihias dengan ornamen ukir silang, sedangkan atap masjid berbentuk limasan tumpang, dengan mustaka terakota yang masih asli. Jika diperhatikan, di bagian tengah kayu bagian atas Mimbar Masjid Al Kahfi terdapat bagian tanpa ukir. Di tempat itu sebelumnya ada kepala kerbau atau Nandi yang dibuang karena mungkin berbau Hindu. Hanya tinggal bekas kepala dan telinga yang terlihat. Di mimbar juga konon ada tulisan angka 1000 H, namun saya tak menemukannya. Juga ada pahatan Bulus berkaki tiga pada batu pondasi dan candra sengkala berbunyi "Bumi Pitu Ina". Meskipun sudah mencari, namun lempeng batu dan ukiran bulus itu tak saya temukan. Yang tidak begitu lazim adalah adanya jendela pada dinding di kiri kanan mihrab. Pondok bertingkat para santri dan kantor pengurus pondok ada di sebelah kiri. Tempat wudlu di sebelah kanan, bersebelahan dengan pondok panggung yang asli di pesantren Al Kahfi. Beberapa santri Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu yang saya temui tak satu pun tahu dimana lokasi prasasti. Namun salah satunya memanggil pengurus pondok yang saya temui setelah selesai shalat. Pengurus Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu bernama Rahmat Amiruddin kemudian saya temui di kantornya yang berada sebelah depan kanan masjid. Rahmat yang berasal dari Telogosari itu menjadi santri sejak 2000, dan kemudian mengajar di sana. Sayangnya ia juga tidak tahu letak prasasti itu. Namun Rahmat memberikan fotokopi makalah berisi riwayat Pondok Pesantren Somalangu yang ditulis KH Afifuddin bin Chanif Al Hasani, yang menjadi pemimpin pondok pesantren ini sejak 1992. Makalah itu dibawakan pada 18 November 2006 di Focus Group Discussion sebagai persiapan status Cagar Budaya Masjid Somalangu. Pendiri Pondok Pesantren Somalangu adalah Syekh Muhammad 'Ishom Al-Hasani asal Syihr, Hadramaut, Yaman. Ia disebut Abdul Kahfi oleh gurunya, Ja'far bin Hasan dari 'Inath, karena beliau gemar menyendiri di dalam gua untuk beribadah, dan sering berpindah-pindah dari satu gua ke gua lainnya. Syekh Abdul Kahfi lahir pada tanggal 15 Sya'ban tahun 827H atau 12 Juli 1424 M. Ayahnya bernama Sayid Abdur Rasyid bin Abdul Majid al-Hulaimi al-Hasani, asal Baghdad, Irak, dan sang ibu bernama Syarifah Zulaikha binti Mahmud al-Huseini yang berasal dari 'Inath, Hadramaut, sebuah lembah di negeri Yaman. Pada usia 17 tahun beliau pernah menjabat sebagai panglima perang di Yaman selama 3 tahun. Selanjutnya beliau pergi ke Makkah untuk memperdalam ilmu agama. Selama lebih dari 3 tahun ia tinggal di sebuah kampung arah Tan'im yang sekarang dikenal sebagai Harrah Kahfi atau Kampung di Kebumen Pada 1448 M saat berusia 24 tahun Syekh Abdul Kahfi datang ke Pulau Jawa dan mendarat di Pantai Karang Bolong, Kebumen. Konon air laut yang dilalui Syekh Abdul Kahfi berubah menjadi air tawar, dan masih bisa dilihat di tepian Pantai Karangbolong terutama di saat petang. Beliau kemudian menyusuri alur Sungai Puring menuju arah ke utara hingga tiba di Gondosuli, Adimulyo. Selanjutnya naik ke daratan, menyusuri hutan belantara hingga sampai di Desa Candi, Kecamatan Karanganyar, dimana telah berdiri sebuah candi yang dibuat Resi Dara Pundi. Beliau juga berkunjung ke Desa Candiwulan, dan Candimulyo. Saat itu penduduk ketiga desa tersebut beragama Hindu yang masing-masing dipimpin Resi Dara Pundi, Resi Candra Tirto, dan Resi Dhanu Tirto. Resi Dara Pundi dan para pengikutnya akhirnya bersedia masuk Islam, namun Resi Candra Tirto dan Resi Dhanu Tirto memilih untuk tewas dalam Syekh Abdul Kahfi disebut bermujahadah di hutan dekat ketiga desa agar kelak membangun lembaga pendidikan Islam di sana. Beliau kemudian pergi ke Ampel, Surabaya, untuk membantu dakwah Sunan Ampel. Tiga tahun kemudian ia pindah ke Sayung, Demak, dan mendirikan pesantren. Beberapa tahun di sana, Syekh Abdul Kahfi pindah lagi ke Kudus. Di Kudus ia diminta Sunan Ampel untuk mendidik puteranya, Ja'far As-Shadiq, yang kelak menjadi Sunan Kudus. Syekh Abdul Kahfi juga mendatangkan sahabatnya Abu 'Amrin dari Hadramaut untuk membantu Sultan Demak Raden Fatah di bidang ketatanegaraan. Pada usia 45 tahun beliau menikah dengan puteri sulung Raden Fatah bernama Nur Thayyibah. Syekh Siti Jenar Dalam riwayat disebutkan bahwa setelah Syekh Siti Jenar dihukum mati oleh Dewan Majelis Ulama Demak oleh karena faham hulul atau konsep manunggaling kawula gusti dalam tasawuf yang diajarkannya, pendapat para ulama terbelah dua tentang nasib para pengikutnya. Sebagian berpendapat para pengikut Syekh Siti Jenar cukup dibina saja, sebagian lagi berpendapat mereka juga harus ikut dibinasakan. Pada muktamar yang digelar oleh Raden Fatah untuk menghindari konflik diantara pengikut kedua kubu, Syekh Abdul Kahfi mengusulkan agar para ulama memakai solusi hakekat, bukan hanya syariat. Cara yang diusulkannya adalah setiap ulama menuliskan pendapatnya dengan dasar syar'i di sebuah deluwang secara rahasia, dan lalu dimasukkan ke dalam sebuah kendi. Lalu seorang ulama akan memanjatkan doa yang isinya adalah jika Allah swt menghapus tulisan yang berisi pendapat yang tidak diridhoi, dan ulama lainnya cukup mengamini. Usul beliau diterima, dan Syekh Abdul Kahfi yang diminta untuk memimpin doa. Setelah selesai berdoa, hasilnya adalah pendapat yang menghendaki pengikut Syekh Siti Jenar dibinasakan ternyata terhapus semuanya. Para ulama pun bersyujud syukur karena berhasil mengambil keputusan yang benar dan terhindar dari perselisihan. Para pengikut Syekh Siti Jenar pun akhirnya cukup dibina, tidak dibinasakan. Sebagai ungkapan terima kasih telah berhasil meredam konflik, Raden Fatah memberi hadiah berupa status tanah perdikan untuk wilayah yang digunakan oleh Syekh Abdul Kahfi untuk berdakwah, yaitu wilayah yang kemudian dikenal bernama nama Somalangu Pada saat Raden Fatah membuat titah raja yang berisi keputusan pemberian hadiah tanah perdikan kepada Syekh Abdul Kahfi itu beliau menggunakan bahasa Arab sebagai pengantarnya yang ditutup dengan tulisan yang berbunyi 'Tsumma Dha'u'. Nama itu kemudian digunakan sebagai nama daerah tanah perdikan yang kemudian menjadi tempat tinggal Syekh Abdul Kahfi. Adalah karena lidah Jawa yang sulit melafalkan kata dalam bahasa Arab, membuat nama itu lama kelamaan mengalami proses 'di-Jawa-kan' sehingga akhirnya berbunyi Pondok Pesantren Akhirnya pada 24 Sya'ban 879 H 1475 M, setelah 20 tahun lebih berdakwah di pesisir utara Pulau Jawa, bersama istri dan anaknya yang masih kecil Syekh Abdul Kahfi berangkat menuju Somalangu, Kebumen. Mereka sampai di Somalangu menjelang maghrib esok harinya. Setelah maghrib ia mendirikan masjid 9 x 9 meter sebagai awal pesantren. Setelah itu dibangun rumah tinggal sederhana di sebelah utara masjid. Prasasti yang menandai berdirinya Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu adalah lempeng batu berukir lapis kuning bertanda 25 Sya'ban 879 Pondok Pesantrean Somalangu Sejak didirikan, Pondok Pesantren al-Kahfi Somalangu telah mengalami pergantian pimpinan sebanyak 16 kali. Generasi ke-2 adalah Syekh Muhtarom Al Hasani, yang merupakan putera laki-laki tertua syekh Abdul Kahfi, dan pernah berjuang membantu Sunan Gunung Jati ketika menghadapi pasukan Pajajaran. Sayid Imam Wahid, adik kandung Syekh Muhtarom, adalah penyebar agama Islam di daerah Sampang, Madura. Generasi ke-3 adalah Syekh Jawahir al-Hasani yang merupakan putera laki-laki tertua Syekh Muhtarom. Beliau menikah dengan Syarifah Hafsoh, puteri Sunan Kudus, dan banyak berperan dalam kegiatan dakwah di Kudus dan Cirebon. Dalam berdakwah, beliau sering bersama Syekh Fathul Barri mBah Wali Suro, Tegal Gubug, Arjowinangun, Cirebon. Syekh Jawahir juga dikenal sebagai Syekh Wali Ghoib. Adik perempuannya yang bernama Syaridah Zahratuz Zamaniyah menikah dengan adik Sunan Gunung Jati yang bernama Syarif Burhan Ki Ageng Getas Nagoro yang menyebarkan agama Islam di daerah Yogyakarta Selatan dan tinggal di daerah Imogiri. Sedangkan adik laki-laki Syekh Jawahir yang bernama Sayid 'Athoillah menjadi menantu Raja Rum IX dengan menikahi puterinya yang bernama Sa'diyatul Munawwarah. Mereka berdakwah di daerah Karanganyar, Solo. Generasi ke-4 adalah Syekh Yusuf al-Hasani. Beliau adalah putera laki laki tertua dari Syekh Jawahir. Selain memimpin pondok pesantren al-Kahfi Somalangu, beliau juga membuka pesantren di daerah Gowa, Sulawesi Selatan dan juga menyebarkan Islam di Somalia, sampai beliau wafat di sana. Generasi ke-5 adalah Syekh Hasan al-Hasani, putera laki-laki tertua dari Syekh Yusuf. Setelah sang ayah meninggal di Somalia, beliau meninggalkan Somalangu untuk mengasuh pesantren di Krakit, Gowa, sampai wafat di sana. Di Krakit, beliau juga dikenal sebagai Syekh Hayatul Hukmi. Generasi ke-6 adalah Syekh Abdul Mannan al-Hasani, putera laki-laki tertua Syekh Hasan. Beliau memimpin Pesantren Somalangu sejak usia 17 tahun, dan dikenal sebagai Syekh Tajul 'Arifin. Wafat di Gujarat, India. Generasi ke-7 adalah Syekh Zakariya al-Hasani, putera laki-laki tertua Syekh Abdul Manna. Beliau tinggal lama di Baghdad, sebelum kembali ke Somalangu dan kemudian menetap di Krakit hingga wafatnya. Nama lain beliau adalah Fathurrahman. Generasi ke-8 adalah Syekh Abdul Hannan as-Siraji al-Hasani, putera laki-laki tertua Syekh Zakariya. Beliau lebih banyak berada di luar Somalangu, sempat mendirikan masjid di Pattani Thailand, dan aktif berdakwah di Maluku Utara. Sejak ditinggal beliau, Pondok Pesantren Somalangu semmpat berhenti total. Generasi ke-9 adalah Syekh Yusuf al-Hasani, putera laki-laki tertua Syekh Abdul Hannan yang membuka pesantren dan daerah baru di wilayah selatan Kebumen yang sekarang bernama Bulus Pesantren, oleh karena berharap sang ayah akan kembali lagi ke Somalangu. Generasi ke-10 adalah Syekh Zainal 'Abidin al-Hasani, putera laki-laki tertua Syekh Yusuf, yang menjadi mertua dari Kyai Imam Nadi. Masjid Kauman Kebumen didirikan atas prakarsa beliau, yang kemudian diasuh oleh Kyai Iman Nadi. Generasi ke-11 adalah Syekh Muhammad al-Marwah al-Hasani, putera laki-laki tertua dari Syekh Zainal 'Abidin. Beliau lahir di Makkah dan tinggal di sana hingga berusia 3 tahun. Diantara murid beliau adalah Pangeran Diponegoro, dan adik kandung sang pangeran yang bernama RA Kurniasih menikah dengan Qasim al-Hasani, adik sepupu dari Syekh Muhammad. Karena pernikahan dengan puteri Sultan HB III itu, Qasim al-Hasani mendapat gelar R. Surowijoyo dari Keraton Yogyakarta, dan kemudian memimpin perang melawan Belanda di wilayah Magelang hingga Semarang. Generasi ke-12 adalah Syekh Ibrahim Al Hasani atau Syekh Abdul Kahfi II, putera laki-laki tertua Syekh Muhammad. Pada jamannya, banyak alumni menjadi tokoh terkenal seperti Kya Abbas Buntet Cirebon, Kyai Dalhar - Watu Congol Muntilan, dan Kyai Dahlan - Jampes. Generasi ke-13 adalah Syekh Abdurrahman al-Hasani, putera laki-laki tertua Syekh Ibrahim. Beliau sering bolak-balik pergi ke Hejaz hingga negara itu berubah menjadi Arab Saudi setelah mengalami revolusi yang dipimpin oleh Muhammad bin Suud dan anaknya Abdul Aziz. Beliau disebut pernah menjadi panglima perang Ottoman di jaman Sultan Abdul Aziz 1876, sehingga ketika wafat mendapat kehormatan dengan upacara kebesaran militer yang dipimpin langsung oleh Raja Abdul Aziz bin Suud pada 16 Oktober 1938. Lalu pada generasi ke-14 pemimpin Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu dipegang Syekh Mahfudz Al Hasani, yang dimasanya pesantren mengalami kejayaan. Saat itu ada santri yang berasal dari Gujarat India, Malaysia, Singapura, dan Arab Saudi. Namun pada masanya pesantren juga mengalami kevakuman karena pergolakan politik di jaman revolusi. Beliau meninggal pada tahun 1950 dan dimakamkan di Gunung Selok, Cilacap. Generasi ke-15 adalah Ustadz Chanifuddin al-Hasani, putera laki-laki kedua Syekh Mahfudz karena putera pertamanya meninggal sebelum menikah. Oleh sebab beliau lebih banyak aktif di NU dan DPRD Kebumen, pelaksana harian Pondok Pesantren Somalangu diwakilkan kepada KH Thoefur. Generasi ke-16 adalah Ustadz Afifuddin al-Hasani, putera laki-laki tertua dari Ustadz Chanifuddin, yang mengasuh Pondok Pesantren al-Kahfi Somalangu dari tahun Lanang Syekh Abdul Kahfi wafat pada Jumat 15 Sya'ban 1018 H 15 November 1605 dalam usia 185 tahun dan dimakamkan di pemakaman Lemah Lanang yang berjarak lumayan jauh dari Somalangu. Rahmat menjelaskan bahwa di Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangi biasa diadakan acara Khol setahun dua kali, yaitu pada tanggal 25 bulan Ruwah dan pada tanggal 25 bulan Mulud. Pengaruh Pondok Pesantren Somalangu Di dalam makalah KH Afifuddin itu disebutkan bahwa setidaknya ada lima alasan mengapa Somalangu disebut sangat berjasa dalam perkembangan agama Islam, khususnya di wilayah Kebumen, dan di Pulau Jawa pada umumnya. Yang pertama adalah karena tokoh Somalangu merupakan peletak dasar berkembangnya Islam di daerah Kebumen. Baik ketika pertama kali tiba di Kebumen, dan terutama setelah kedatangan Syekh Abdul Kahfi ke Kebumen yang kedua kalinya dan lalu mendirikan masjid dan pesantren di Somalangu sejak tahun 1475 M. Yang kedua adalah karena tokoh-tokoh Somalangu banyak yang disebar ke berbagai daerah untuk berdakwah, baik di wilayah Kebumen dan sekitarnya hingga ke luar Pulau Jawa. Diantara daerah itu adalah Banyumas, Blitar, Cilacap, Cirebon, Demak, Gowa, Kediri, Kudus, Magelang, Maluku, Pattani Thailand, Purworejo, Sampang, Semarang, Solo, Yogyakarta, dan daerah lainnya. Alasan yang ketiga adalah Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu menjadi tempat penggemblengan calon-calon penyiar agama Islam tangguh dan tak kenal lelah. Keempat, sebagaiman telah disinggung di atas, Somalangu juga ikut berperan dalam menata ketatanegaraan Demak, dan yang kelima adalah Somalangu ikut mengambil bagian dalam perlawanan terhadap penjajah Belanda. Jumlah santri dan murid di pondok pesantren Al Kahfi Somalangu kini sekitar 700 orang. Setiap Minggu Wage di pesantren diadakah pengajian rutin, sedangkan wirid biasa dilakukan sehabis setiap shalat. Selain itu ada pula kegiatan ekstra berupa kelompok Hadrah dan Marawis yang berlatih setiap malam Senin, malam Jumat, malam Minggu. Alamat Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu berada di Desa Sumberadi, Kecamatan Kebumen, Kebumen. Lokasi GPS Waze. Hotel di Kebumen, Tempat Wisata di Kebumen, Peta Wisata Kebumen.
biaya masuk ponpes al kahfi somalangu