Riahydro (@ria_ceria8) di TikTok | 1K Suka. 283 Penggemar. Tonton video terbaru dari Ria hydro (@ria_ceria8).
Akantetapi belajar diwaktu dewasa, bagaikan mengukir di atas air. Kita tau bahwa mengukir di atas air begitu mudahnya akan tetapi tidak ada bekasnya. Begitu pula, bila belajar diwaktu dewasa, maka dia mudah untuk mengingat, menerima suatu ilmu, tetapi mudah pula untuk melupakan. Hadirin sekalian yang berbahagia,
Sebagaimanasebuah ungkapan mutiara yang mengatakan, "Belajar di waktu kecil seolah mengukir diatas batu. Sedangkan belajar setelah dewasa bagaikan mengukir di atas air." Dalam pengertian ini, jauh lebih mudah bagi orangtua untuk mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan kepada anak sejak usia dini atau masih berusia sangat muda.
TikTokvideo from @kupakup (@kupakup2): "belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu.regenerasi". semoga kalian semua mendapat ilmu yang ber manpaat amin. original sound - Bubur Randang.
DalamIslam Sangat Dianjurkan Untuk Belajar Mulai Saat Dalam Ayunan (kecil) Bahkan Sampai Ke Liang Lahad (dewasa) . Ini Menunjukkan Bahwa Daya Fikir Manusia
Menghafal diwaktu kecil bagaikan mengukir diatas batu, sedangkan belajar diwaktu dewasa bagaikan mengukir diatas air" (Yahya bin Abdurrazak al- Ghautsani, 2014:55). Maksud pepatah arab diatas adalah bahwa Pikiran anak kecil yang masih kecil lebih jernih dibandingkan dengan orang dewasa, hal ini karena
Rumusantentang mengembangkan manusia seutuhnya bermakna orientasi pendidikan harus mencakup dua aspek yakni intelektual dan spiritual. Langkah awal yang harus dilakukan oleh setiap insan adalah meletakkan dasar agama yang kuat pada anak, Seperti kata pepatah yang mengatakan "Belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu, belajar sesudah dewasa bagaikan mengukir diatas air".
Namunitulah derita manis para santri yang akan dirasakan manfaatnya oleh santri itu sendiri. Butuh kesabaran yang tinggi menjadi seorang santri, Tentunya prinsip yang dibangun oleh pesantren dalam mendidik santri adalah "belajar di waktu muda bagaikan mengukir diatas batu sedangkan belajar di waktu tua bagaikan melukis diatas pasir".
Sepertipribahasa: belajar diwaktu kecil bagaikan mengukir diatas batu. Oleh karena itu, orang dewasa yang dijadikan contoh oleh mereka, haruslah pintar-pintar dalam menjaga perilakunya sehingga dia bisa menjadi contoh yang positif bagi anak-anak. Aplikasi teori belajar behaviorisme dalam kegiatan pembelajaran tergantung dari beberapa hal
46views, 6 likes, 1 loves, 0 comments, 0 shares, Facebook Watch Videos from Kembali - Pondasi Hidup: Belajar di waktu kecil Bagaikan Mengukir diatas Batu Belajar setelah dewasa Bagaikan menulis
58 belajar di waktu kecil bagaikan mengukir tato luna maya (inget terus) 59. hilang luna tumbuh cut tari . 60. buah jatuh tak jauh dari dadanya . 99. hidup itu bagaikan video ariel dan luna, kadang diatas kadang di bawah . 100. Sudah jatuh, tertimpa tangga, digigit anjing, ditambrak mobil, dihajar massa disangka maling Mampus deh
Sebagaimanadinyatakan "Belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu, belajar setelah dewasa bagai mengukir di atas air." Memperhatikan pembahasan diatas, yang penting dari belajar membaca bukanlah hasilnya saja tetapi lebih kepada rasa cinta atau rasa suka yang hendak kita tumbuhkan. Bukankah satu kegiatan yang kita cintai
Sebabmendidik di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu. Mengukir di atas batu membutuhkan kesabaran dan keuletan, namun jika ukiran tersebut telah jadi niscaya ia akan awet dan tahan lama. Sabar dalam menghadapi pertanyaan anak. Menghadapi pertanyaan anak, apalagi yang baru saja mulai tumbuh dan menginginkan untuk mengetahui segala
Untukitu belajar diwaktu kecil bagaikan mengukir diatas batu. Begitu sulitnya seseorang mengukir batu, tapi bila sudah nampak terukir, maka bertahun-tahun masih saja membekas dan tidak akan hilang. Demikian juga sang anak yang masih kecil, bila sudah masuk kedalam pikirannya ilmu itu, maka sulit untuk melupakan bahkan masih teringat sampai
BelajarDi Waktu Kecil Bagaikan Mengukir Diatas Batu Belajar Setelah Dewasa Laksana Mengukir Diatas Air . v SURAT PERNYATAAN dibiasakan dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi dan karyanya itu (koentjaraningrat, 1984). Koentjaraningrat ( 1990 : 203 ) membagi kebudayaan atas 7
URVQRS. BAGAIKAN mengukir di atas batu, orang-orang yang mendapatkan ilmu dari waktu kecil. Assyaikh Al-Allamah Muhammad Ibnu Shalih Al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa belajar pada masa muda jauh lebih baik daripada belajar di usia senja. Baca Juga Kisah Pedagang Batu Mulia dan Kejujuran Orang Miskin Masing-masing dari yang belajar di masa muda dan dimasa tua terdapat kebaikan. Namun, belajar di masa muda terdapat padanya dua faedah bahkan lebih 1. Bahwa seorang pemuda secara umum lebih cepat hafalannya dibanding seorang yang sudah tua, dikarenakan anak muda pikirannya masih kosong, tidak ada padanya problem yang menuntut dia untuk tersibukkan dengannya. 2. Bahwa setiap yang dihafal oleh anak muda akan tetap menancap, dan setiap yang dihafal oleh seorang yang sudah tua akan terlupakan dengan cepat, oleh karena ini termasuk dari ucapan bijak yang tersebar dikalangan manusia ุฅูููู ุงููุนูููู
ู ููู ุงููุตููุบูุฑู ููุงููููููุดู ููู ุงููุญูุฌูุฑู Artinya โSesungguhnya ilmuyang didapatkan diwaktu kecil bagaikan mengukir diatas batuโ Yakni tidak hilang. 3. Bahwa seorang pemuda apabila terdidik dengan ilmu dari awal urusannya, maka jadilah ilmu tersebut seperti tabiat dan karakter baginya. Seakan-akan sudah menjadi naluri yang dia tumbuh diatasnya, maka dia akan tumbuh diatas ilmu tersebut. [Cms] Dikutip dari Alih bahasa Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu Umar ุบูุฑุงูุฑุญู
ู ูู.
belajar diwaktu kecil bagaikan mengukir diatas